Friday, October 2, 2009



"TECHNOLIFE : MY TECH, MY LIFE STYLE"

Periode Lomba : 1-18 Oktober 2009

KATEGORI LOMBA
1. Scanograph Competition
Lomba scan dengan menggunakan foto lama (vintage image) kemudian di-scan dan touch-up dengan menggunakan komputer

2. Digital Imaging Competition
Lomba membuat digital image dengan menggunakan digital camera dan hasilnya dilakukan touch-up dengan menggunakan komputer

3. Flash Video Reality Competition
Lomba membuat film pendek berdurasi 1 menit dengan lokasi pengambilan gambar di sekitar area Margo City

TEMA
1. Scanograph Competition : How is Technology Affecting Your Life?
2. Digital Imaging Competition : How is Gadget Affecting Your Life?
3. Flash Video Reality Competition : How is Margo City Affecting Your Life?

KETENTUAN TEKNIS
Scanograph Competition

1.Peserta melakukan scan terhadap foto lama kemudian melakukan touch-up dengan menggunakan komputer.
2.Foto yang dipilih untuk di-scan harus sesuai dengan tema yang telah ditentukan
3.Foto lama adalah nfoto bebas hasil kamera film, kamera digital, kamera lomo dan kamera lainnya.
4.Peserta bebas melakukan kreasi dan menggunakan efek untuk mendapatkan hasil akhir yang diinginkan.
5.Melampirkan foto asli dan foto sesudah dilakukan touch up saat hasil karya dikumpulkan.
6.Foto asli dikirimkan dalam bentuk cetak di atas photo paper ukuran 15x10 cm (landscape/portrait)
Digital Imaging Competition

1.Peserta melakukan jepretan sendiri untuk kemudian hasilnya di touch-up dengan menggunakan komputer.
2.Peserta bebas melakukan kreasi dan menggunakan efek untuk mendapatkan hasil akhir yang diinginkan.
3.Foto adalah hasil jepretan sendiri dan bukan orang lain.
4.Foto yang diambil harus sesuai dengan tema yang telah ditentukan.
5.Melampirkan foto asli dan foto sesudah dilakukan touch up saat hasil karya diumumkan
6.Foto asli dikirimkan dalam bentuk cetak di atas photo paper ukuran 15x10 cm (landscape/portrait)
Flash Video Reality Competition

1.Durasi video adalah 1 menit (60 detik).
2.Gambar diambil dengan menggunakan handy cam.
3.Cerita video harus sesuai dengan tema yang telah ditentukan.
4.Pengambilan gambar dilakukan bebas di sekitar area Margo City dan wajib di lokasi lantai 1-2 Margo City
5.Waktu pengambilan gambar yang diijinkan adalah tanggal 28 September- 10 Oktober 2009 pukul 11.00-20.00 wib. Selain tanggal tersebut, panitia tidak bertanggung jawab mengenai ijin pengambilan gambar di sekitar lokasi.

SYARAT & KETENTUAN LOMBA

1.Periode pengiriman hasil karya semua kategori : 1-12 Oktober 2009
2.Penjurian : 15-16 Oktober 2009
3.Pameran hasil karya : 15-18 Oktober 2009
4.Pengumuman pemenang : 18 Oktober 2009 di Main Atrium Margo City pukul 18.00 wib.
5.Lomba terbuka untuk umum. Tidak berlaku untuk panitia, karyawan Margo City atau keluarganya.
6.Hasil karya dilarang mengandung unsur SARA, politik, kelompok atau golongan tertentu.
7.Peserta lomba dapat mengirimkan maksimal 2 karya. Jika terdapat lebih dari 2 karya yang dikirimkan, maka juri/panitia akan memilih hanya 2 karya yang diikutsertakan dalam lomba.
8.Foto/video yang dikirimkan adalah hasil karya sendiri dan belum pernah diikutkan/menang dalam lomba lainnya.
9.Bagi 20 pengirim pertama akan mendapatkan merchandise menarik dari Margo City.
10.Foto yang ikut serta dalam pameran berdasarkan keputusan panitia dan juri,
11.Kategori Flash Video reality tidak dilakukan pameran untuk hasil karya yang dikirimkan.
12.Hasil karya yang dikirimkan menjadi hak milik panitia dan panitia berhak menggunakan hasil karya tersebut untuk kebutuhan promosi.
13.Masing-masing kategori akan dipilih 1 pemenang "The Best" dan 1 pemenang "Runner Up".
14.Pemenang lomba akan dihubungi langsung via telepon atau email jika tidak hadir saat pengumuman tanggal 18 Oktober 2009.
15.Panitia berhak membatalkan keikutsertaan peserta jika hasil karya yang dikirimkan tidak sesuai dengan tema, syarat dan ketentuan yang berlaku.
16.Keputusan juri adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat
PENGIRIMAN HASIL KARYA

1.Hasil karya dikirimkan dalam bentuk cetak dan CD.
2.Dalam bentuk cetak di atas kertas photo paper A3 (29,7x42 cm) landscape/portrait resolusi 300 dpi.
3.Dalam bentuk CD format file JPG resolusi 300 dpi.
4.Untuk kategori Flash Video reality hasil karya dikirimkan melalui dalam bentuk CD dengan format MPEG.
5.Mencantumkan dalam selembar kertas dan diketik : Judul foto, kategori yang dipilih, nama lengkap, profesi, alamat, email, nomor HP/nomor telepon, fotokopi identitas diri (KTP/SIM/Kartu Pelajar)
6.Hasil karya dapat diantar langsung atau dikirimkan via pos ke alamat :
MARGO CITY
Management Office Lt. 3 - Dept. Advertising & Promotion
Jl. Margonda Raya No. 358 Depok
Telp : 021- 788 70 888

HADIAH LOMBA

1. Scanograph Competition

•The Best Picture : Netbook
•Runner Up : Portable Hard Disc
2. Digital Imaging Competition

•The Best Picture : Camera DSLR
•Runner Up : Portable Hard Disc
3. Flash Video Reality Competition

•The Best Video : Netbook
•Runner Up : Portable Hard Disc
Setiap pemenang akan memperoleh sertifikat dan merchandise menarik dari Margo City

Saturday, September 26, 2009

rem C-ABS pada motor?

Maka Kali ini kita akan bahas sistem Pengereman terbaru yang telah digunakan pada beberapa motor Honda termasuk CBR 1000 Fire Blade dan CB 300R karena C-ABS berbeda. Lho Kok? he he he mari kita mulai

Apa bedanya dengan sistem ABS biasa? Sebagai pembuka artikel . . . sistem Combined ABS tidak hanya memerlukan Katub Pengendali Tekanan dan Unit pengendali Elektronik (ECU) akan tetapi ada perangkat Tambahan Berupa Katub delay (delay valve), katub pengendali tekanan ( pressure control valve – PCV) , master silinder kedua , Power Unit, Kaliper Khusus 3 Piston dan tentunya ECU yang lebih canggih. Bila Pada ABS Biasa, PCV hanya ‘bekerja’ bila terdeteksi deselerasi tiba-tiba . . . maka pada sistem C-ABS ini PCV ketambahan tugas baru.

cabs_system

  1. Tekanan Minyak rem dari Tuas rem harus dideteksi dulu Oleh sensor tekanan di PCV.
  2. Nilai Tekanan ini akan di ‘infokan’ oleh sensor ke sang ‘otak’ ECU
  3. ECU akan menerima dan kemudian memproses info
  4. Hasil proses ECU akan di ‘infokan’ ke Power Unit. Nah Power unit ini di dalamnya ada sebuah Piston yang dapat ‘Menekan’ Minyak Rem
  5. Dari Power Unit Minyak rem akan menuju kembali ke PCV untuk selanjutnya dialirkan ke Kaliper

kalau baca step-step diatas kayaknya ribet yah . . . seakan-akan bukan kita yang melakukan pengereman, tapi komputer ( dalam hal ini ECU dan Power Unit) he he he he. Tidak berlebihan bila sistem pengereman C-ABS di sebut juga sistem Brake -By-Wire, Honda telah menghabiskan waktu yang nggak terhitung untuk mengembangkan sistem ABS baru ini dengan Jeff Tigert dan Doug Toland keduanya mantan pembalap yang menjadi sebagai test rider Honda.

Nah kita baru bicara ABS nya . . . bagaimana dengan terminologi “Combinednya” ? apakah sama dengan Combi Brake System nya vario? Pada Honda CB 300R saat kita menekan tuas rem depan maka minyak rem akan melalui sistem ABS lalu masuk ke 2 piston dari 3 piston yang tersedia di kaliper depan. Ketika tekanan Pada tuas rem depan semakin kuat, maka melalui katub delay dan Master silinder kedua (secondary master cylinder) dan minyak rem pun akan masuk ke kaliper belakang tentu setelah sebelumnya memasuki control Valve.

146_0905_13_z+honda_CBR600RR_C-ABS+diagram

:roll: pada CBR 600RR

146_0905_05_z+2009_honda_CBR600RR_C-ABS+valve_units

:roll: PCV pada CBR 600RR

146_0905_08_z+2009_honda_CBR600RR_C-ABS+power_units

:roll: power Unit pada CBR 600RR

Begitu pula saat tuas rem belakang dipijak, minyak rem akan melalui sistem ABS lalu masuk ke Kaliper belakang motor. Saat tekanan pijakan semakin kuat maka Katub delay akan menekan Master silinder kedua dan mengalirkan minyak rem ke satu piston pada kaliper rem depan (tempatnya di tengah). Nah kira-kira sudah ngertikan apa yang membedakan dengan CBS nya vario . . . Katub Delay (Delay valve) Yah inilah yang membedakan dengan Combi Brake System nya vario. Saat rem belakang ditekan, piston pada kaliper depan belum menekan kampas rem sampai satu nilai tekanan pengereman (saat akan terjadi gejala Ngelock). Jadi kalau motor kita bawa dengan kecepatan yang rendah, Kombinasi pengereman depan-belakang ini nggak akan terjadi he he he he :D Kalau pada CBS nya vario sekali tekan kedua rem depan dan belakang langsung aktif tanpa delay nggak perduli kecepatan tingggi maupun rendah. Semoga berguna

Friday, September 11, 2009

test

akhirnya bisa posting

siapa sih eka permana?

My photo
depok, jawa barat, Indonesia